Saturday, 24 May 2014

// // Leave a Comment

Apa penyebab keputihan flek darah?

Keputihan bisa jadi merupakan kondisi yang normal dialami oleh wanita. Penyebab keputihan ini adalah karena perubahan hormonal. Bisa jadi juga, keputihan terjadi tidak normal. Bila keputihan normal, cairan yang keluar bening, tidak berbau, dan tidak kental. Penyebab keputihan ini bisa bermacam-macam. Salah satu jenis keputihan yang termasuk tidak wajar adalah keputihan yang disertai dengan munculnya flek darah. Sebelum lebih lanjut berbicara mengenai apa penyebab keputihan ini, perlu dijelaskan terlebih dahulu mengenai flek darah yang muncul di organ kewanitaan.

Sebelum lebih lanjut mengenai penyebab keputihan yang disertai flek darah, perlu diketahui dahulu bahwa flek darah bisa timbul karena berbagai keadaan. Flek darah bisa menjadi tanda bahwa siklus haid terganggu. Gangguan ini terjadi karena adanya gangguan pada keseimbangan hormon. Selain itu gangguan bisa juga terjadi karena terjadi infeksi pada saluran reproduksi. Munculnya flek darah karena gangguan keseimbangan hormon menyebabkan pola menstruasi juga berubah. Gangguan siklus haid ini tidak menjadi penyebab keputihan flek darah.
Bila tidak ada gangguan pada siklus haid, berarti flek darah tersebut mungkin saja muncul karena adanya infeksi pada saluran produksi. Terjadinya infeksi juga akan menandai penyebab keputihan abnormal. Tanda-tanda muncul penyebab keputihan abnormal ini adalah cairan keputihan menjadi berwarna putih susu dan tidak bening. Penyebab keputihan abnormal membuat cairan bisa berwarna keabuan dan kehijauan. Terdapat bercak-bercak darah pada cairan keputihan. Cairan keputihan juga menimbulkan bau tidak sedap, banyak jumlahnya, serta ada rasa gatal atau rasa terbakar di sekitar organ intim.
Flek-flek darah tidak mesti terjadi karena infeksi yang menjadi penyebab keputihan. Bisa jadi juga, terjadi luka lecet saat melakukan hubungan seksual. Flek darah ini sering diiringi dengan nyeri. Nantinya akan hilang sendiri. Kondisi ini tidak akan menjadi penyebab keputihan. Keputihan yang tidak wajar seperti muncul flek darah disebabkan oleh faktor-faktor lain. Penyebab keputihan ini bisa bermacam-macam, bisa karena parasit, bakteri, atau jamur. Munculnya penyebab keputihan tersebut bisa karena banyak hal. Faktor utama yang menjadi penyebabnya adalah daerah kewanitaan yang terlalu lembab atau tidak bersih.
Menjaga kelembaban daerah kewanitaan serta menjaga kebersihannya merupakan hal yang penting untuk mencegah penyebab keputihan tidak normal seperti munculnya flek darah. Selain itu, gunakanlah celana dalam yang berbahan katun serta sebisa mungkin hindari menggunakan celana ketat. Penggunaan celana ketat dapat menghambat aliran darah dan membuat organ intim menjadi berkeringat. Kalau begini kondisinya, penyebab keputihan seperti yang telah disebutkan di atas bisa muncul. Terakhir, berkonsultasi dengan dokter adalah cara terbaik untuk mengetahui apa penyebab keputihan serta bagaimana cara mengatasinya.  

Deskripsi: Penyebab keputihan yang disertai flek darah merupakan salah satu jenis keputihan yang tidak normal. Penyebab keputihan ini bisa jamur, parasit, bakteri, bahkan virus. 
Read More

Thursday, 22 May 2014

// // Leave a Comment

Apa penyebab keputihan terus menerus?

Keputihan merupakan keluhan yang sering diajukan para wanita mengenai daerah kewanitaan. Keputihan sebenarnya hal yang wajar. Dalam istilah kedokteran, keputihan disebut dengan fluor albus. Penyebab keputihan dianggap normal jika hanya terjadi di masa-masa tertentu serta tidak terus menerus. Namun beda hal jika penyebab keputihan kemudian menimbulkan keputihan yang terus menerus. Sebagian wanita mengalami ini. Sudah berobat ke dokter, namun, hilangnya hanya saat itu. Beberapa minggu kemudian muncul lagi. Seolah apa penyebab keputihan tersebut tidak diketahui.

Penyebab keputihan normal adalah karena pengaruh kerja kelenjar aktif pada organ intim. Penyebab dari keputihan ini bisa karena adanya pengaruh hormon progestogen atau estrogen, bisa juga karena rangsangan emosional dan seksual. Masa-masa munculnya penyebab keputihan ini bisa saat sedang kelelahan, sesudah berhubungan intim, setelah melahirkan, menjelang haid, dan lain-lain. Cairan keputihan ini warnanya bening, encer, tidak berbau, dan tidak gatal. Cairan bisa bertambah atau berkurang, namun tidak terus menerus. Jika terjadi terus menerus, berarti ada penyebab keputihan lain yang menyebabkan keputihan tersebut terjadi.
Sementara tumbuhnya jamur bisa menjadi penyebab keputihan terus menerus. Ada pula keputihan disertai dengan rasa gatal yang berlebih. Penyebab dari keputihan karena jamur itu bisa terjadi karena 3 hal. Pertama, kondisi vagina kurang bersih dan lembab. Kurang bersih dan terlalu lembabnya vagina membuatnya mudah dijangkiti oleh bakteri, parasit, atau jamur. Penyebab keputihan yang kedua, konsumsi makanan mengandung gula yang terlalu banyak. Kadar gula yang tinggi memang bisa menjadi penyebab dari keputihan pada wanita. Faktor ketiga yang bisa menjadi pemicu penyebab keputihan terus-menerus adalah stres.  Jika salah satu dari ketiga kondisi tersebut terjadi secara terus-menerus, masuk akal jika keputihan juga bisa terjadi terus menerus.
Penyebab keputihan kadar gula tinggi dan stres barangkali lebih bisa dihindari dengan menghindari konsumsi makanan terlalu banyak gula serta sering-sering melakukan rileksasi. Sementara, penyebab keputihan karena kondisi vagina memang membutuhkan perhatian khusus. Kondisi organ kewanitaan yang lembab membuatnya sangat rentan dengan bakteri, jamur, atau parasit. Untuk langkah pencegahan, organ kewanitaan harus selalu dibersihkan dan dijaga kelembabannya. Berendam di air panas bisa menjadi salah satu cara untuk merawat organ intim, sekaligus menghindari penyebab keputihan. Untuk menjaga kelembaban, cobalah untuk menghindari penggunaan celana ketat dan gunakan celana dalam berbahan katun.
Lebih lanjut, untuk mengatasi penyebab keputihan karena jamur ini, lakukan pengobatan yang intensif, hingga akarnya tercabut. Kemudian, lakukan koreksi diri, mana di antara penyebab keputihan di atas yang pengaruhnya paling tinggi. Organ intim harus selalu dijaga dengan baik agar penyebab dari keputihan di atas tidak terjadi. Lebih baik lagi, lakukan konsultasi dengan dokter agar lebih mengetahui secara detail mengenai penyebab keputihan yang terjadi terus menerus dan cara mengatasinya.

Deskripsi: Penyebab keputihan terus menerus bisa karena 3 hal, karena kondisi stres yang berkepanjangan, makanan berkadar gula tinggi, serta organ ini terlalu lembab dan kurang bersih. 
Read More

Wednesday, 21 May 2014

// // Leave a Comment

Apa Penyebab Keputihan Saat Hamil?

Saat hamil, perubahan hormonal akan dialami oleh ibu. Perubahan ini menyebabkan ibu rentan dengan cairan vagina. Keputihan biasanya dialami oleh ibu saat hamil, namun tidak banyak yang tahu apa penyebab keputihan tersebut. Untuk itu, perlu dipahami bahwa perubahan pada tubuh ketika hamil terdiri dari dua jenis, yaitu perubahan normal dan perubahan normal. Penyebab keputihan juga berhubungan dengan kedua hal ini. Bisa jadi saja keputihan normal atau bisa jadi tidak normal. Penyebab keputihan yang tidak normal ini disebabkan oleh infeksi.
Aliran darah menuju daerah kewanitaan meningkat saat hamil. Hal ini juga membuat cairan vagina juga meningkat. Penyebab keputihan secara normal adalah karena perubahan hormonal. Cairan vagina tadi bermanfaat agar tidak terjadi infeksi dari daerah vagina menuju rahim. Namun demikian, cairan vagina ini tidak sepenuhnya bermanfaat. Jika cairan terkontaminasi oleh parasit, virus, atau bakteri, vagina bisa saja mengalami infeksi. Terlebih, ibu hamil lebih rentan dengan infeksi vagina. Kerentanan ini disebabkan karena ia kesulitan untuk membersihkan organ kewanitaannya.
Kebanyakan wanita Indonesia menganggap keputihan sebagai hal biasa tidak terlalu ambil pusing dengan penyebab keputihan ini. Sebenarnya, keputihan adalah masalah kesehatan yang terjadi pada organ reproduksi. Itu artinya, penting untuk mengetahui penyebab keputihan, ciri, dan cara mengatasinya. Secara normal, bila ibu hamil mengalami keputihan, maka cairannya berwarna bening. Keputihan tersebut tidak menimbulkan bau, tidak menimbulkan rasa gatal dan rasa nyeri. Lain halnya jika keputihan yang dialami tidak normal. Penyebab keputihan tidak normal bisa menimbulkan cairan vagina yang berwarna kekuningan, kehijauan, atau kecokelatan. Bila seperti ini, penyebab dari keputihan adalah infeksi dari kuman penyakit atau bisa juga karena gangguan kehamilan.
Penyebab keputihan karena infeksi disebabkan oleh jamur, virus, parasit, ataupun bakteri. Saat awal-awal kehamilan, sering kali penyebab keputihan adalah infeksi jamur yang bernama Candida SP. Munculnya jamur ini bisa terjadi karena menurunnya daya tahan tubuh. Selain itu, penyebab keputihan yang lain adalah protozoa bernama Trichomas Vaginalis. Protozoa inilah yang menyebabkan warna cairan kuning kehijauan, kental, baunya tidak sedap, serta nyeri. Dari golongan bakteri, penyebab keputihan adalah Bakteriosis Vaginalis. Infeksi karena bakteri ini menyebabkan cairan warnanya putih keabuan, nyeri, dan baunya tidak sedap. Selain jamur, protozoa, dan bakteri, virus juga bisa menjadi penyebab keputihan juga. Virus ini bernama Human Papiloma Virus (HPV). Keberadaan virus ini menimbulkan kutil di sekitar organ intim wanita.
Bila penyebab keputihan yang dialami oleh ibu hamil adalah keputihan normal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat mengalaminya. Jelasnya, ibu hamil harus menjaga kebersihan dan mengeringkan vagina untuk menghindari jamur penyebab keputihan. Sebaiknya memakai celana dalam berbahan katun. Hindari douche vagina dan panty liners. Selain itu, hindari penggunaan obat kewanitaan yang sering. Jika penyebab keputihan tidak normal, berkonsultasilah dengan dokter.

Deskripsi: Penyebab keputihan pada wanita hamil bisa karena perubahan hormonal atau infeksi. Yang pertama disebut normal dan yang kedua disebut dengan keputihan abnormal. 
Read More