Wednesday, 21 May 2014

// // Leave a Comment

Apa Penyebab Keputihan Saat Hamil?

Saat hamil, perubahan hormonal akan dialami oleh ibu. Perubahan ini menyebabkan ibu rentan dengan cairan vagina. Keputihan biasanya dialami oleh ibu saat hamil, namun tidak banyak yang tahu apa penyebab keputihan tersebut. Untuk itu, perlu dipahami bahwa perubahan pada tubuh ketika hamil terdiri dari dua jenis, yaitu perubahan normal dan perubahan normal. Penyebab keputihan juga berhubungan dengan kedua hal ini. Bisa jadi saja keputihan normal atau bisa jadi tidak normal. Penyebab keputihan yang tidak normal ini disebabkan oleh infeksi.
Aliran darah menuju daerah kewanitaan meningkat saat hamil. Hal ini juga membuat cairan vagina juga meningkat. Penyebab keputihan secara normal adalah karena perubahan hormonal. Cairan vagina tadi bermanfaat agar tidak terjadi infeksi dari daerah vagina menuju rahim. Namun demikian, cairan vagina ini tidak sepenuhnya bermanfaat. Jika cairan terkontaminasi oleh parasit, virus, atau bakteri, vagina bisa saja mengalami infeksi. Terlebih, ibu hamil lebih rentan dengan infeksi vagina. Kerentanan ini disebabkan karena ia kesulitan untuk membersihkan organ kewanitaannya.
Kebanyakan wanita Indonesia menganggap keputihan sebagai hal biasa tidak terlalu ambil pusing dengan penyebab keputihan ini. Sebenarnya, keputihan adalah masalah kesehatan yang terjadi pada organ reproduksi. Itu artinya, penting untuk mengetahui penyebab keputihan, ciri, dan cara mengatasinya. Secara normal, bila ibu hamil mengalami keputihan, maka cairannya berwarna bening. Keputihan tersebut tidak menimbulkan bau, tidak menimbulkan rasa gatal dan rasa nyeri. Lain halnya jika keputihan yang dialami tidak normal. Penyebab keputihan tidak normal bisa menimbulkan cairan vagina yang berwarna kekuningan, kehijauan, atau kecokelatan. Bila seperti ini, penyebab dari keputihan adalah infeksi dari kuman penyakit atau bisa juga karena gangguan kehamilan.
Penyebab keputihan karena infeksi disebabkan oleh jamur, virus, parasit, ataupun bakteri. Saat awal-awal kehamilan, sering kali penyebab keputihan adalah infeksi jamur yang bernama Candida SP. Munculnya jamur ini bisa terjadi karena menurunnya daya tahan tubuh. Selain itu, penyebab keputihan yang lain adalah protozoa bernama Trichomas Vaginalis. Protozoa inilah yang menyebabkan warna cairan kuning kehijauan, kental, baunya tidak sedap, serta nyeri. Dari golongan bakteri, penyebab keputihan adalah Bakteriosis Vaginalis. Infeksi karena bakteri ini menyebabkan cairan warnanya putih keabuan, nyeri, dan baunya tidak sedap. Selain jamur, protozoa, dan bakteri, virus juga bisa menjadi penyebab keputihan juga. Virus ini bernama Human Papiloma Virus (HPV). Keberadaan virus ini menimbulkan kutil di sekitar organ intim wanita.
Bila penyebab keputihan yang dialami oleh ibu hamil adalah keputihan normal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat mengalaminya. Jelasnya, ibu hamil harus menjaga kebersihan dan mengeringkan vagina untuk menghindari jamur penyebab keputihan. Sebaiknya memakai celana dalam berbahan katun. Hindari douche vagina dan panty liners. Selain itu, hindari penggunaan obat kewanitaan yang sering. Jika penyebab keputihan tidak normal, berkonsultasilah dengan dokter.

Deskripsi: Penyebab keputihan pada wanita hamil bisa karena perubahan hormonal atau infeksi. Yang pertama disebut normal dan yang kedua disebut dengan keputihan abnormal. 

0 comments:

Post a Comment